artikel

Selamat Tinggal FOMO: Mengapa "JOMO" Menjadi Tren Gaya Hidup Paling Hits di Kalangan Gen Z

Bosan terjebak FOMO di media sosial? Kenali apa itu JOMO (Joy of Missing Out), tren gaya hidup minimalis Gen Z untuk hidup lebih bahagia.

Sensei Blog

20 May 2026, 10:03 · Dibaca 219 kali

Share Artikel
3 Menit Waktu Baca
Credit Image: UNSPLASH.COM

Selama bertahun-tahun, anak muda sering kali diidentikkan dengan istilah FOMO (Fear of Missing Out)—sebuah perasaan cemas dan takut tertinggal dari tren, gosip terbaru, atau ajakan nongkrong yang sedang viral di media sosial. Namun, sebuah pergeseran budaya yang sangat masif sedang terjadi. Gen Z, sebagai generasi yang tumbuh besar di dalam ekosistem digital, mulai mengalami kelelahan mental akibat paparan informasi yang tanpa henti.

Sebagai bentuk perlawanan yang elegan, kini muncul tren gaya hidup baru yang sedang sangat hits dan diadopsi secara masif: JOMO (Joy of Missing Out).

JOMO (Joy of Missing Out) adalah kondisi psikologis dan pilihan gaya hidup di mana seseorang merasa bahagia, puas, dan tenang ketika memilih untuk tidak terlibat dalam tren, aktivitas, atau validasi di media sosial, demi menikmati momen kehidupan nyata yang sedang dijalani saat ini.

Secara umum, berikut adalah 5 alasan utama mengapa tren JOMO sangat digemari Gen Z saat ini:

1. Keinginan Mengurangi Kebisingan Digital (Digital Detox): Gen Z mulai sadar bahwa terlalu sering scrolling lini masa memicu kecemasan. Memilih untuk "absen" dari dunia maya memberikan ketenangan pikiran yang tak ternilai.

2. Penerimaan Diri yang Lebih Autentik: Melalui JOMO, anak muda tidak lagi membandingkan standar kebahagiaan mereka dengan kurasi kehidupan estetik orang lain di Instagram atau TikTok.

3. Fokus pada Pengembangan Diri Mandiri: Waktu yang biasanya habis untuk memantau kehidupan orang lain dialihkan untuk melakukan hobi nyata, seperti membaca buku, berolahraga, atau mempelajari keahlian desain dan teknologi baru.

4. Membangun Hubungan Sosial yang Lebih Mendalam: Daripada memiliki ratusan teman di dunia maya, penganut JOMO lebih memilih menghabiskan waktu berkualitas secara tatap muka dengan beberapa sahabat terdekat.

5. Kemandirian Finansial dari Tekanan Gaya Hidup: JOMO secara tidak langsung menyembuhkan perilaku belanja impulsif (doom spending), karena seseorang tidak lagi merasa harus membeli barang tertentu hanya agar terlihat keren di mata publik.

Cara Sederhana Memulai Gaya Hidup JOMO


Beralih dari FOMO ke JOMO tidak harus dilakukan secara ekstrem dengan menghapus seluruh akun media sosial. Anda bisa memulainya dengan langkah-langkah yang bersih dan terstruktur berikut:

1. Terapkan Batasan Waktu Layar (Screen Time)


Manfaatkan fitur pengingat batas waktu aplikasi pada smartphone Anda. Batasi akses media sosial maksimal 1 hingga 2 jam per hari, terutama pada pagi hari setelah bangun tidur dan malam hari sebelum tidur.

2. Belajar Berkata "Tidak" Tanpa Rasa Bersalah


Anda tidak wajib menghadiri setiap acara kumpul-kumpul atau merespons setiap pesan instan dalam hitungan menit. Tolak ajakan yang sekiranya hanya akan menguras energi atau isi dompet Anda secara elegan.

JOMO bukan berarti Anda menjadi sosok yang kuper (kurang pergaulan) atau anti-sosial. Sebaliknya, tren ini adalah bentuk kedewasaan emosional anak muda untuk mendefinisikan ulang arti kebahagiaan sejati. Dengan memilih apa yang layak mendapatkan perhatian Anda, Anda sedang mengemas masa depan Anda menjadi lebih terarah, produktif, dan penuh kedamaian emosional di dunia nyata.

Bagikan Berita Ini

Facebook WhatsApp LinkedIn

Baca Juga Terkait

Koleksi Sejenis Lainnya

Kata Kunci Populer Redaksi

anda 719
secara 306
tidak 286
digital 257
menjadi 217
lebih 193
data 188
bisnis 158
bagi 146
kerja 146
Identity Dispatch Jurnalisme

Jangan Lewatkan Berita Terkini. Bergabung dengan Komunitas Kami.

Dapatkan kurasi jurnalisme mendalam, analisis tajam, dan investigasi eksklusif langsung ke dalam kotak masuk email Anda setiap pagi hari tanpa biaya tersembunyi.

Dengan menekan tombol, surel konfirmasi persetujuan akan langsung diteruskan ke gerbang inkubator redaksi@sensei.biz.id.
Sensei Biznis
Media Independent & Terpercaya
Kanal: ARTIKEL

Selamat Tinggal FOMO: Mengapa "JOMO" Menjadi Tren Gaya Hidup Paling Hits di Kalangan Gen Z

"Bosan terjebak FOMO di media sosial? Kenali apa itu JOMO (Joy of Missing Out), tren gaya hidup minimalis Gen Z untuk hidup lebih bahagia."

Rilis Jurnalisme
Oleh Sensei Blog
20 May 2026, 10:03 · 3 Min Read
Pindai Tautan
Sensei.biz.id